Bagaimana Orang-Orang Menjadi Kaya? Berikut Ini 2 Studi Kasusnya

Bagaimana Orang-Orang Menjadi Kaya? Berikut Ini 2 Studi Kasusnya

Bagaimana orang menjadi kaya? Saya tertarik dengan pertanyaan itu karena kita dapat belajar dari kesuksesan orang lain. Jika Anda mencari tau lebih lanjut tentang pertanyaan itu, Anda secara otomatis akan teringat tentang bagaimana orang-orang seperti Jeff Bezos dan Bill Gates menjadi kaya.

Beberapa Penyebab Kegagalan dalam Investasi Saham

Sudah tidak terhitung tokoh-tokoh investasi legendaris yang membuktikan potensi luar biasa yang hanya bisa ditemui dalam dunia paper asset - mulai dari George Soros, Carl Icahn, Li Ka-shing, sampai Warren Buffett. Paper asset mungkin adalah satu-satunya tempat yang paling demokratis di planet ini. Dia tidak pernah mempermasalahkan investornya adalah pria atau wanita, anak muda atau orang tua, yang bergelar akademis "sepanjang kereta-api" ataupun tak lulus SD, orang Etiopia atau orang Amerika, bahkan orang "utuh" atau orang cacat. Semua sama saja di mata pasar.

The Starbucks Experience: Dari Seattle ke Portland dan Seluruh Dunia

The Starbucks Experience: Dari Seattle ke Portland dan Seluruh Dunia

Pada tahun 1971, kedai Kopi, Teh, dan Rempah Starbucks memulai bisnis di Seattle, Washington. Sebelum kedai pertama Starbucks tersebut dibuka, orang-orang singgah ke kedai kopi di pojokan jalan untuk membeli kopi seharga 50 sen per cangkir dengan iming-iming isi ulang gratis. Bagi sebagian orang, pagi hari tidaklah lengkap tanpa mengunjungi kedai yang biasa, dimana kita menuang sendiri kopi pekat kita ke dalam cangkir. Untuk menghilangkan rasa pahitnya, kita menaburkan sedikit krim dan gula, lalu mengaduknya dengan sebuah sedotan plastik tipis berwarna merah. Kita akan memberikan uang kembalian kepada kasir yang bekerja sekedarnya untuk mendapatkan upah minimum. Ini adalah transaksi dan ritual pelanggan yang membosankan dan tidak menginspirasikan apa pun.

Pensiun Check List

Pensiun Check List

Apakah Anda telah siap untuk menjalani pensiun? Kapan Anda akan siap untuk mulai melangkah dan menjalani waktu dan tahapan terindah dalam kehidupan Anda ini? Apa saja yang yang harus Anda siapkan sebagai bekal agar Anda dapat menjalani dan menikmati setiap hari dalam umur yang akan Anda tempuh, sebagai berkat Tuhan yang terindah?

Jenis-Jenis Aset, Mengapa Penting Dipahami Dalam Perjalanan Mencapai Kebebasan Finansial?

Jenis-Jenis Aset, Mengapa Penting Dipahami Dalam Perjalanan Mencapai Kebebasan Finansial?

Aset adalah suatu resource yang dimiliki dan dikendalikan oleh seseorang, resource tersebut memiliki nilai ekonomis dan diharapkan dapat memberikan keuntungan di masa depan. Aset dapat berupa bentuk apapun yang dapat diubah menjadi cash atau dapat memberikan sumber penghasilan. Aset terbagi menjadi tiga jenis, antara lain:

PUNYA UANG?

PUNYA UANG?

Nicky Hogan

Gambar poster talk show investasi via medsos saya diposting seorang teman di group WA “angkatan baheula”, seorang teman iseng yang telaten menyapa pagi siang sore malam di group. Dia rajin mengincar postingan saya, beda tipis antara kagum atau rundung.

Hitungan sejam, postingan dua teman lain muncul menanyakan saham apa yang bagus. Saya sering ragu, bukan dengan jawaban saham bagusnya, tetapi dengan niatan serius dari pertanyaan itu. Untuk meramaikan chatkah, untuk basa-basikah ataukah serius nanya.

Sama seperti ragunya saya dengan pertanyaan, apakah sekarang saat yang tepat untuk membeli saham. Pertanyaan yang bukan hanya disampaikan saat indeks saham jatuh, juga saat-saat lain ketika indeks berjaya, atau kapanpun. Saya tidak pernah tahu seberapa serius niat sebuah pertanyaan macam ini ketika dilontarkan. Coba-cobakah? Padahal pertanyaannya serius banget. Asli. Buat anak kok coba-coba.

Saya suka dengan jawaban, “Waktu yang paling tepat untuk membeli saham adalah ketika kita punya uang.” The best time to invest is…

View original post 120 more words

Stres yang akan Anda Hadapi Ketika Berinvestasi

Mungkin Anda sudah tahu bahwa sekedar menabung adalah ide yang buruk karena secara tidak sadar uang Anda akan "dirampok" oleh yang namanya "inflasi". Jadi, Anda perlu mempertimbangkan untuk menginvestasikan uang Anda. Setelah mempelajari cara kerja uang selama beberapa tahun, pelajaran terbesarnya adalah hal ini: psikologi Anda menentukan berapa banyak uang yang Anda investasikan akan bertumbuh.